Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Berikan sayur sebagai resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi

3 Tips Agar Si Kecil Makan Sayur

(0 review)

Apa Ibu pernah merasa kebingungan mencari resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi ? Kadang, hal ini menjadi sulit karena Si Kecil yang suka memilih-milih makanan.

Selasa, April 26th, 2016

Benar kan, Bu? Padahal, Ibu tentu ingin agar ia selalu mendapatkan nutrisi yang seimbang, termasuk dengan mengonsumsi sayur yang cukup.

Kenapa Si Kecil Harus Makan Sayur?

Walau masih termasuk berusia dini dan baru mulai mengenal bubur bayi 6 bulan atau MP-ASI lainnya, Si Kecil tetap membutuhkan sayur di dalam menu asupan hariannya. Hal ini karena sayuran memberinya energi, berbagai vitamin, antioksidan, serat, dan air yang dibutuhkan oleh tubuhnya . Belum lagi kandungan penting zat besi yang banyak ditemukan dalam sayuran berwarna hijau seperti bayam.

Namun, masalah utama yang sering dihadapi oleh kebanyakan Ibu adalah Si Kecil yang terus menolak untuk makan sayur. Rasanya yang dianggap hambar semakin mempersulit para Ibu dalam memasukkan sumber nutrisi ini ke dalam menu harian, karena Si Kecil kerap menolaknya.

Lalu, apa yang harus Ibu lakukan? Tenang Bu, kini sudah ada dua penelitian yang menyebutkan bahwa ada strategi yang dapat mendorong Si Kecil untuk mau makan sayur. Yuk, kita simak bersama!

1. Ajak Si Kecil Membantu Menyiapkan Makan Malam
Anak-anak yang membantu Ibu mereka dalam menyiapkan makanan akan mengonsumsi lebih banyak sayur dibandingkan mereka yang tidak terlibat dalam proses memasak. Ajak ia untuk mulai membantu Ibu memilih sayuran, membeli sampai mencuci sayur, karena akan membentuk pola makan yang lebih sehat. Jangan lupa juga untuk menjelaskan betapa pentingnya sayur untuk kesehatan tubuhnya ketika sedang menyiapkan makanan. Si Kecil akan memiliki emosi yang lebih positif dan rasa bangga karena merasa ikut terlibat dalam proses memasak, sehingga ia akan makan dengan lebih nikmat. 

2. Kenalkan Ia dengan Berbagai Jenis Sayur
Jangan biasakan Si Kecil hanya kenal satu jenis sayur saja. Berikan beberapa jenis sayuran secara berkala, sehingga ia bisa memilih dan terhindar dari rasa bosan. Para peneliti juga menyimpulkan bahwa membiarkan Si Kecil memilih berbagai sayuran bisa menjadi strategi yang sederhana dan efektif dalam mendorongnya untuk makan lebih banyak sayuran. Selain itu, dengan mengenal berbagai jenis sayuran, ia punya lebih banyak pilihan rasa. Dukunglah hal ini dengan pandai-pandai mengolah berbagai jenis sayur tersebut menjadi menu MP-ASI variatif dengan rasa yang lezat, sehingga Si Kecil menyukainya.

3. Ajak Berkebun
Satu cara lagi yang bisa Ibu coba adalah dengan mengajaknya berkebun. Rasa penasaran ketika mulai menanam, menyirami, memberi pupuk sampai melihat sayur mulai tumbuh dan berkembang, hingga memetik sayur yang ia pilih sendiri terbukti akan mendorong Si Kecil untuk makan lebih banyak sayuran. Di samping dapat mempererat hubungan antara Ibu dan Si Kecil, aktivitas ini juga dapat meningkatkan kesadaran lingkungannya, lho. Ia akan memahami dan menghargai proses pertumbuhan.

Ternyata mudah ya, mengajari Si Kecil untuk mulai mencintai sayur? Selain menerapkan 3 cara di atas, Ibu juga bisa mencoba memberikan Si Kecil Nestlé CERELAC Bubur SUSU serealia Sayur-sayuran yang mengandung zat besi, zink, vitamin A, dan vitamin C untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. MP-ASI praktis dan bernutrisi ini bisa jadi salah satu cara memperkenalkan Si Kecil pada rasa sayuran yang lezat.

Selamat mencoba, Bu!

 

Selengkapnya

Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé

Dapatkan 4 manfaat yang bisa anda dapatkan dengan menjadi anggota Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé seperti informasi seputar nutrisi kehamilan hingga perkembangan si Kecil serta penawaran promo.

  • Dapatkan informasi seputar nutrisi kehamilan hingga perkembangan tumbuh si Kecil
  • Coba tools praktis untuk mengukur tumbuh kembang si Kecil
  • Kami selalu siap untuk membantu dan menjawab pertanyaan Anda
  • Dapatkan informasi promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan
Review Artikel

0 review