Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Jaga Kesehatan Ibu Hamil Saat Wisata Kuliner

5 Tips Wisata Kuliner untuk Ibu Hamil

 

Kurang lengkap rasanya, bila Ibu melakukan babymoon trip tanpa mencicipi makanan atau minuman khas kota setempat. Namun, Ibu hamil harus tetap berhati-hati. Tidak semua makanan yang dijajakan terjamin kebersihan dan kesehatannya, terutama makanan street food atau kaki lima. Jika sembarangan makan, bisa-bisa kesehatan Ibu hamil terganggu.

Selasa, 9 Januari 2018

Mengapa Harus Berhati-hati?

Saat sedang liburan, tentu godaan untuk mencoba makanan sangat besar untuk Ibu hamil. Namun perhatikan lagi apa yang Ibu makan dan tempat Ibu mendapatkan makanan tersebut.  Ketika berwisata kuliner, kebersihan dan kesehatan perlu diutamakan. Sebab, selama hamil, sistem kekebalan tubuh Ibu akan mengalami perubahan. Tugas imun tubuh Ibu akan lebih fokus menjaga janin. Hal ini menyebabkan Ibu hamil lebih mudah terjangkit kuman atau keracunan makanan.

Tapi bukan berarti Ibu tidak boleh berwisata kuliner. Ibu bisa tetap melakukannya dengan aman dengan mengikuti beberapa tips berikut. 

  • Pilih Tempat

Hal pertama yang bisa Ibu hamil lakukan adalah mengecek lingkungan sekitar tempat membeli makanan. Apakah ada sampah yang berserakan atau ada bau tidak sedap? Setelah itu, Ibu bisa melihat cara makanan itu dibuat, disajikan, dan/atau dikemas; apakah dilakukan dengan baik dan benar? Apakah tempat tersebut menggunakan bahan berbahaya saat mengolah makanannya? Bila ada kondisi yang meragukan, sebaiknya Ibu tidak mengambil risiko mengonsumsi makanannya. Carilah tempat lain yang lebih terjamin kesehatan dan kebersihannya.

  • Bijak Memilih Menu

Walau restoran yang didatangi terjamin kebersihannya, Ibu hamil tetap berisiko mengalami masalah tertentu dari konsumsi makanan tertentu. Kenapa? Sebab, Ibu bisa jadi memilih menu yang tidak disarankan saat hamil, misalnya kurang bernutrisi, terlalu pedas, mengandung banyak minyak, atau penuh lemak. Menurut The Royal Women’s Hospital Victoria, Australia, saat hamil, Ibu membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, seperti zat besi, kalsium, protein, dan vitamin. Nutrisi Ibu hamil ini penting sekali untuk memastikan tumbuh kembang Si Kecil dalam kandungan. Untuk itu, sebaiknya Ibu memilih sajian yang mengandung banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, daging, ikan, atau produk dairy. Ibu perlu lebih ekstra hati-hati saat memilih menu, terutama jika Ibu memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

  • Bawa Peralatan Makan Sendiri

Bisa jadi kuman bukan berasal dari makanan yang disajikan restoran, namun dari peralatan makan yang tidak dicuci dengan bersih. Untuk menghilangkan keraguan, ada baiknya Ibu membawa peralatan makan milik sendiri, seperti botol minum, sendok, dan garpu. Ini bertujuan untuk mencegah Ibu hamil terinfeksi penyakit atau kuman dari peralatan makan.

  • Hindari Makanan Mentah

Ibu hamil sangat disarankan untuk menghindari telur, daging, dan seafood yang masih mentah atau setengah matang. Untuk Ibu hamil, sajian tersebut bisa menimbulkan infeksi di sistem pencernaan. Sementara untuk Si Kecil, makanan ini mungkin mengandung parasit, seperti bakteri, jamur, dan virus; yang bisa memengaruhi pertumbuhan plasenta dan janin, serta memicu bayi lahir prematur.

  • Kurangi Konsumsi Kafein

Jika Ibu termasuk pencinta kopi, ada baiknya Ibu membatasi konsumsi kafein selama masa kehamilan. Sebab, zat ini dapat memicu detak jantung dan tekanan darah tinggi, dua hal yang perlu dihindari oleh Ibu hamil. Plus, konsumsi kafein dapat membuat cairan tubuh Ibu berkurang dan mungkin berujung pada dehidrasi. Menurut American Pregancy Association, meskipun Ibu kuat menerima asupan kafein, janin Ibu belum tentu kuat menahan efek kafein dan mungkin membuat janin terus terbangun. Kafein bukan hanya terkandung di kopi, tapi juga di teh, cokelat, minuman energi, dan juga obat-obat tertentu. Ada baiknya Ibu membatasi memesan makanan dan minuman berkafein saat berkunjung ke kafe tertentu.

Ibu bisa menerapkan tips di atas saat berwisata kuliner agar kesehatan Ibu hamil tetap terjaga. Selain itu, sangat direkomendasikan juga Ibu berkonsultasi dulu dengan dokter sebelumnya. Dengan memastikan bahwa Ibu berlibur dengan aman dan nyaman, Ibu tentu dapat menjalani masa kehamilan dengan happy, untuk mendukung Si Kecil menjadi anak yang sehat, aktif, dan ceria. Happy pregnancy, happy baby!

 

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.