Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Buat Kreasi Menu Agar Anak Mau Makan dan Tidak Kekurangan Gizi

Apa Benar Si Kecil Kekurangan Gizi? Kenali Tandanya, Bu!

 

Penting sekali bagi Ibu untuk mencari cara agar anak mau makan dan memastikan kebutuhan gizi Si Kecil terpenuhi, terutama pada 1.000 hari pertamanya. Sebab, apa yang ia konsumsi pada masa ini dapat memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembangnya kelak.

Jumat, 12 Oktober 2018

Sayangnya, masih banyak anak di dunia yang mengalami kekurangan gizi. Data yang diperoleh dari organisasi kesejahteraan anak di Amerika Serikat, The Child Welfare League of America, menyebutkan bahwa hampir 117 juta anak di seluruh dunia berada dalam kondisi malnutrisi. Akibatnya, anak-anak tersebut rentan mengalami gangguan kesehatan dan berisiko meningkatkan angka kematian. Oleh sebab itu, Ibu disarankan untuk memberikan ekstra perhatian terhadap asupan gizi harian Si Kecil.

Tanda Awal Anak Kurang Gizi

Kekurangan gizi biasanya dikaitkan sebagai akibat dari kelaparan. Namun, keduanya merupakan hal yang berbeda, Bu. Anak yang mengalami kekurangan gizi cenderung mudah sakit dan mengancam kondisi kesehatannya. Sedangkan, kasus kelaparan biasanya ditandai dengan tubuh kurus (berat badan di bawah normal), dan pertumbuhan yang terhambat. Itulah sebabnya anak yang menderita kelaparan memiliki tubuh kerdil.

Agar kedua hal di atas dapat dicegah, tentunya Ibu perlu memastikan Si Kecil megonsumsi beragam makanan bergizi setiap harinya. Meski terkadang Si Kecil tidak berselera makan, Ibu perlu lebih kreatif menyajikan menu untuk Si Kecil sebagai salah satu cara agar anak mau makan dan mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Jika, tanda-tanda berikut ini terdapat pada Si Kecil, Ibu perlu waspada sebab bisa jadi ini merupakan gejala awal dari kekurangan gizi.

  1. Mudah lelah dan terlihat tidak bersemangat untuk main.
  2. Sering menderita sakit kepala.
  3. Mudah terkena infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya tidak dapat berfungsi dengan baik.
  4. Kulit kering dan bersisik.
  5. Perut kembung meski berat badan di bawah batas normal.
  6. Gusi bengkak dan berdarah.
  7. Gigi yang membusuk.
  8. Tulang yang rapuh.
  9. Kesulitan dalam berkonsentrasi dan menangkap informasi.

 

Saat mengalami hal di atas, Ibu sebaiknya terus berusaha agar anak mau makan dan segera konsultasi ke dokter atau tenaga kesehatan. 

Menurut badan kesehatan dunia WHO, anak yang teridentifikasi menderita kekurangan gizi harus menjalani pemeriksaan klinis secara lengkap di klinik atau rumah sakit untuk mengetahui apakah terdapat komplikasi atau masalah dengan nafsu makan. Setelah itu, anak akan menjalani rawat jalan untuk dilihat perkembangannya.

Nah, setelah mengetahui berbagai tanda kurang gizi pada anak, artinya sudah saatnya Ibu mengupayakan segala hal agar anak mau makan. Si Kecil yang susah makan dikhawatirkan tidak mendapatkan gizi yang cukup. Jadi, tetap semangat menghadapi perilaku makan Si Kecil ya, Bu!

 

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.