Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Kegiatan olahraga untuk Si Kecil harus sesuai dengan perkembangan motorik anak.

Cocokkan Olahraga Sesuai Usia Si Kecil

 

Memiliki anak yang tumbuh sehat dan kuat tentu menjadi hal utama yang diinginkan oleh setiap orang tua. Salah satu faktor penting dalam kesehatan tumbuh kembang Si Kecil tentu saja adalah asupan bernutrisi seimbang yang dapat memenuhi semua kebutuhan gizinya.

Senin, 31 Oktober 2016

Namun, selain itu ternyata ada satu hal yang lagi yang tak boleh terlupakan, yaitu gerak aktif atau olahraga. Melatih Si Kecil agar terbiasa berolahraga sejak kecil dapat mendukung kebugaran dan kesehatan jangka panjangnya, lho.

Nah, sebelum mengajak Si Kecil berolahraga, perhatikan dulu tahapan perkembangan motorik anak , agar Ayah atau Ibu dapat memilih jenis olahraga yang sesuai dengan usia dan kekuatan tubuh Si Kecil. Hal ini juga berguna untuk mencegah risiko cedera yang dapat diakibatkan oleh olahraga yang terlalu berat untuk anak seusianya.

Usia 0 – 1 tahun

Pada usia awal ini, umumnya Si Kecil masih dalam tahap memperkuat otot-otot tubuhnya. Ia juga sedang belajar untuk menguasai berbagai macam gerakan dasar, seperti berguling, merangkak, atau berjalan, yang biasanya mulai terjadi pada perkembangan bayi 8 bulan

Pada tahap ini, Ayah tetap bisa mengajaknya bergerak aktif dengan mulai melatihnya untuk merangkak atau berjalan. Ayah juga bisa menyediakan beberapa alat atau mainan yang bisa mendukung perkembangan motoriknya, seperti mainan dengan warna cerah atau bunyi-bunyian yang bisa menarik perhatiannya.  Ketika Si Kecil sudah bisa berjalan, Ayah bisa mengajaknya berjalan-jalan di taman secara rutin untuk melatih kebugaran fisiknya.

Usia 2 - 3 Tahun 

Memasuki usia yang sudah lebih besar ini, Si Kecil sudah lebih kuat secara fisik, misalnya ia sudah bisa berlari dan melompat. Mengajaknya main lempar atau tendang bola kini bisa jadi salah satu cara yang seru untuk berolahraga bersama. Tentunya, gunakan bola yang sesuai dengan usianya, seperti bola pantai tiup berukuran besar.

Selain itu, Ayah juga bisa mulai memperkenalkan Si Kecil pada kolam renang. Tak perlu langsung berenang, ajak saja ia untuk bermain air, sambil tetap dipegangi dan menggunakan pelampung. Jangan lupa juga untuk selalu mengawasi Si Kecil ya, Yah.

Usia 4 - 5 Tahun 

Di usia ini, perkembangan otot dan motorik Si Kecil sudah semakin matang. Kegiatan fisik seperti berlari dan melompat sudah jadi sesuatu yang mudah baginya. Coba ajak ia untuk lomba lari dengan jarak yang pendek. Ajari juga ia untuk berenang di kolam dangkal. 

Bermain bola juga tentu merupakan pilihan olahraga yang tepat, dan kini Ayah bisa mulai menggunakan bola yang lebih kecil. Di tahap ini Ayah juga bisa menyediakan beberapa mainan yang bisa mendukung aktivitas fisik Si Kecil, seperti gawang-gawangan, stik golf anak-anak, atau sepeda roda tiga. Wah, semakin menyenangkan, bukan?

Jadikan aktivitas olahraga bersama Si Kecil ini sebagai momen berharga di mana Ayah bisa menghabiskan waktu bersamanya. Selain bermanfaat untuk membentuk karakter anak, hubungan antara Ayah dan Si Kecil bisa semakin kuat. Ayah juga bisa mulai memerhatikan bakat dan minat Si Kecil di bidang olahraga. Apa ia lebih suka menendang bola, berenang, atau mungkin justru suka balapan dengan sepedanya? Hal ini akan memudahkan orang tua untuk mendukung kegiatan Si Kecil di masa depan. Semangat ya, Yah!

 

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan
Review Artikel

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.