Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Kopi, Pantangan Makanan untuk Ibu Hamil

Efek Konsumsi Kafein Terhadap Ibu Hamil

 

Ibu tentu pernah mendengar adanya pantangan makanan Ibu hamil. Salah satunya adalah makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi. Bagi Ibu yang gemar mengonsumsi kopi, kebiasaan ini mungkin sulit untuk dihilangkan. Namun, saat hamil, kebiasaan ini perlu dikurangi demi menjaga kesehatan Ibu dan janin. Apa alasannya? Mari cari tahu lebih jauh.

Kamis, 8 Maret 2018

Boleh Atau Tidak Minum Kopi?

Banyak orang mengonsumsi kopi untuk bisa lebih bersemangat saat beraktivitas. Apakah Ibu salah satunya? Jika ya, ada baiknya Ibu memerhatikan lagi asupan kopi Ibu per harinya. Kenapa? Sebab, kopi mengandung kafein. Menurut Norwegian Institute of Public Health, Ibu hamil yang mengonsumsi 200-300 mg kafein setiap harinya memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat badan kurang. Hal ini tidak terbatas pada minuman seperti kopi, tapi juga beragam makanan yang mengandung kafein. Untuk perlindungan ekstra, Ibu hamil disarankan untuk menghentikan konsumsi kafein sepenuhnya. Atau, menurut Food Standards Agency dari Inggris, Ibu bisa membatasi asupan kafein dari makanan atau minuman maksimal 200 mg per harinya.Jadi bukan berarti tidak boleh minum kopi, tapi Ibu perlu menjaga konsumsi kafein.

 

Efek Kafein pada Ibu dan Janin

Zat yang satu ini dapat memicu asam lambung yang berisiko menimbulkan reaksi kurang nyaman di pencernaan atau diare. Selain itu, konsumsi kafein juga mendorong Ibu lebih banyak buang air kecil dan mengeluarkan lebih banyak cairan tubuh, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi. Padahal, Ibu hamil perlu menjaga kecukupan cairan tubuh. Sebab, hal ini memengaruhi volume air ketuban yang diperlukan untuk menjaga pertumbuhan janin dan melindungi ruang geraknya dalam kandungan.

Sebagai stimulan, kafein juga dapat meningkatkan detak jantung serta metabolisme tubuh, dan membuat Ibu tetap terjaga. Istirahat yang cukup itu penting sekali demi kesehatan Ibu hamil dan janin dalam kandungan. Hal lain yang perlu dicatat, apa pun yang Ibu konsumsi akan melewati plasenta dan dapat diserap oleh janin. Jadi, saat Ibu mengonsumsi kafein, janin akan merasakan efek yang sama seperti yang Ibu rasakan.

 

Bukan Cuma Kopi

Kafein memang identik dengan kopi. Namun sebenarnya, bukan hanya kopi satu-satunya sumber kafein. Kafein juga terdapat dalam cokelat, teh, minuman bersoda, serta sejumlah obat pereda sakit kepala. Oleh karena itu, Ibu hamil perlu mengecek kandungan kafein dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Ada baiknya Ibu membatasi asupan yang mengandung kafein tinggi. Ibu juga direkomendasikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli nutrisi seputar makanan atau minuman yang boleh atau tidak dikonsumsi selama kehamilan.

Ibu bisa mengganti kebiasaan minum kopi, teh, dan soda dengan hidangan lain. Jangan khawatir merasa kecanduan kafein. Sebenarnya, Ibu membutuhkan sensasi hangat dan nyaman dari mengonsumsi kopi. Cobalah teh herbal yang aman untuk Ibu hamil atau air panas dengan perasan lemon sebagai pilihan. Minuman ini bisa membuat Ibu hamil merasa lebih nyaman. Ibu juga bisa mengganti kebutuhan kafein dengan mengonsumsi camilan sehat, misalnya biskuit, buah-buahan, ataupun susu.

 

Batasan Kafein untuk Ibu Hamil

Pada dasarnya, Ibu memang disarankan untuk menghentikan konsumsi kafein. Namun, jika tidak bisa dihindari, sebaiknya batasi asupan maksimal 200 mg per hari. Sebagai referensi, berikut kadar kafein pada makanan atau minuman yang biasa Ibu konsumsi:

  • 1 mug kopi instan =  100 mg kafein
  • 1 mug teh =  75 mg kafein
  • 1 kaleng minuman bersoda = 40 mg kafein
  • 250 ml minuman energi = 80 mg kafein
  • 50 gr cokelat susu = 10 mg kafein

 

Ternyata, mitos pantangan makanan untuk Ibu hamil tidak bisa disepelekan. Beberapa makanan dan minuman bisa membahayakan kesehatan Ibu hamil serta janin jika tidak dibatasi. Salah satunya adalah hidangan yang mengandung kafein. Oleh karena itu, ada baiknya Ibu menghindari konsumsi kafein yang berlebihan. Dengan begitu, Ibu bisa menjalani momen kehamilan dengan sehat dan menyenangkan, sehingga dapat mendukung Si Kecil nantinya tumbuh menjadi anak yang sehat, aktif, dan ceria. Happy pregnancy, happy baby!

 

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.