Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Sesuai dengan konsep tumbuh kembang anak, Si Kecil disarankan untuk mendapatkan aktivitas fisik yang memiliki beberapa manfaat berikut.

Pentingnya Aktivitas Fisik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

 

Tahukah, Ibu? Sesuai dengan konsep tumbuh kembang anak, Si Kecil tidak hanya disarankan untuk mendapatkan nutrisi yang cukup, tapi juga stimulasi yang tepat. Stimulasi ini bisa dilakukan melalui aktivitas fisik.

Rabu, 19 September 2018

Menurut Department of Health and Ageing, Australia, anak berusia 1-5 tahun direkomendasikan untuk aktif bergerak paling tidak tiga jam dalam sehari. Kegiatan fisik ini bisa diselipkan dalam keseharian Si Kecil.

Perlu diketahui bahwa segala kegiatan fisik tersebut memiliki banyak manfaat untuk Si Kecil. Bahkan, aktivitas fisik juga bisa digunakan untuk mengatasi berat badan anak susah naik. Apa saja manfaat aktivitas fisik untuk Si Kecil? Berikut beberapa di antaranya:

1. Menyehatkan Paru-paru

Dengan bergerak aktif, organ paru-paru akan bekerja menggerakkan udara masuk dan keluar dari tubuh. Hal ini dapat mendorong produksi oksigen dalam tubuh, dan mengeluarkan gas karbondioksida dari tubuh.

2. Memperkuat Jantung, Otot, dan Tulang

Otot dan tulang akan makin kuat jika dilatih. Salah satu cara untuk melatihnya adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Jantung merupakan salah satu otot tubuh. Oleh karena itu, jantung juga dapat makin sehat jika banyak aktivitas fisik yag dilakukan. Menurut Department of Health and Human Services, Amerika Serikat, salah satu cara mengurangi risiko penyakit jantung adalah dengan memperkuat otot jantung.

3. Mengasah Koordinasi Tubuh Si Kecil

Dalam konsep tumbuh kembang anak, Ibu disarankan untuk memberikan stimulasi melalui aktivitas sehari-hari atau permainan yang menyenangkan. Berbagai aktivitas fisik dapat menjadi stimulasi untuk kemampuan motorik Si Kecil. Bahkan gerakan sederhana seperti naik-turun tangga, dapat mengasah koordinasi tangan dan kaki, serta keseimbangan Si Kecil. Refleks dan reaksi Si Kecil pun dapat dilatih dengan sekadar bermain lempar bola.

4. Mengurangi Kadar Gula Darah

Olahraga atau aktivitas fisik mencegah gula terkumpul dalam darah. Dengan bergerak aktif, otot terdorong untuk mengambil lebih banyak glukosa yang digunakan sebagai energi. Hal ini dapat mengurangi risiko Si Kecil terkena diabetes. Hal ini penting untuk diperhatikan, mengingat pada usia ini, Si Kecil cenderung suka makanan manis. Menurut European Youth Heart Study, anak-anak yang memiliki banyak aktivitas fisik memiliki risiko gangguan metabolisme (termasuk hipertensi, dan diabetes) yang lebih kecil.

5. Menjaga Berat Badan Si Kecil

Ibu direkomendasikan untuk memastikan Si Kecil mendapatkan aktivitas fisik yang cukup untuk menjaga berat badannya. Hal ini disarankan untuk dilakukan untuk Si Kecil yang kelebihan atau kekurangan berat badan.

6. Membuat Emosi Si Kecil Tetap Stabil

Aktivitas fisik dapat melepaskan hormon endorfin dan serotonin yang berhubungan dengan perasaan bahagia dan tenang. Dengan begitu, Si Kecil akan terhindar dari kemungkinan mengalami depresi.

 

Selain aktivitas fisik, dalam konsep tumbuh kembang anak, Ibu juga perlu memberikan asupan bergizi untuk mendukung pertumbuhan fisik Si Kecil. Untuk ini, Ibu dapat melengkapi asupan hariannya dengan susu Nestlé NANkid pHPro 3 yang mengandung protein whey terhidrolisis parsial, minyak ikan, serta omega 6/asam linoleat. Yuk, dukung pertumbuhan fisik Si Kecil sejak dini, agar kelak ia tumbuh sehat dan dapat meraih cita-citanya.

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.