Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Tips Mendukung Perkembangan Janin

Ragam Stimulasi untuk Dukung Perkembangan Janin

 

Saat hamil, Ibu tentu berusaha melakukan yang terbaik untuk mendukung tumbuh kembang janin.

Selasa, 13 Maret 2018

Selain mengonsumsi makanan bergizi dan rutin olahraga, Ibu disarankan melakukan beragam stimulasi untuk bantu mengoptimalkan perkembangan janin. Lalu, stimulasi seperti apa yang dapat dilakukan selama trimester kehamilan? Yuk, ketahui info selengkapnya di bawah ini!

 

Stimulasi Rasa

Ternyata Si Kecil mulai mengenal beragam rasa makanan sejak di dalam rahim, lho Bu. Sebab, berbagai jenis makanan yang dikonsumsi Ibu dalam beberapa jam, dapat memengaruhi rasa cairan amnion atau air ketuban yang mengelilingi janin. Bahkan, para ahli percaya bahwa beragam rasa makanan yang dikonsumsi Ibu selama hamil dapat membantu Si Kecil kelak mau melahap berbagai jenis makanan.[1]

Jadi, bila Ibu ingin agar Si Kecil mau mengonsumsi sayuran, maka saat hamil sebaiknya Ibu perbanyak konsumsi beragam sayur.

Stimulasi Suara

Sejak usia 18 minggu, Si Kecil mulai bisa mendengar suara dari dalam rahim, seperti detak jantung dan pernapasan, maupun suara dari lingkungan luar. Untuk mendukung perkembangan indra pendengarannya, Ibu dapat memutarkan lagu atau berkomunikasi dengan Si Kecil. Setelah memasuki trimester ketiga kehamilan, Si Kecil mulai mengingat suara yang ia dengar secara teratur. Nah, di usia kehamilan ini, Ibu sebaiknya meluangkan lebih banyak waktu untuk becerita kepada Si Kecil. Sebab, hal ini dapat mendukung kemampuan bahasanya kelak.

Stimulasi Cahaya

Salah satu bentuk stimulasi perkembangan janin yang dapat Ibu lakukan adalah menggunakan bantuan sinar matahari. Ya Bu, dengan berjemur di pagi hari, tubuh dirangsang memproduksi vitamin D untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi Si Kecil yang sehat.

Selain baik untuk kesehatan fisik Si Kecil, vitamin D juga bermanfaat untuk mengoptimalkan perkembangan sistem saraf janin. Berdasarkan penelitian dari The Royal College of Psychiatrists, Ibu dengan asupan dan kadar vitamin D yang rendah saat hamil, dua kali lipat berisiko melahirkan Si Kecil autisme. Meski begitu, Ibu tidak perlu berlama-lama di bawah sinar matahari, kok. Cukup berjemur selama 20 menit sejak matahari mulai terbit.

Stimulasi Sentuhan

Begitu Ibu merasakan gerakan Si Kecil dalam rahim, Ibu bisa mendukung perkembangannya dengan melakukan stimulasi sentuhan. Ibu misalnya, bisa coba melakukan pijatan ringan di area perut menggunakan tangan, atau meminta bantuan Ayah untuk melakukannya. Jika Si Kecil mendorong keluar kaki atau tangannya, itu adalah respon dari sentuhan yang diberikan Ibu.

Sejak usia 20 minggu, janin mulai bisa merasakan sensasi sentuhan dan belaian Ibu dari luar rahim. Interaksi antara Ibu dan Si Kecil melalui sentuhan seperti ini, dapat membantu Si Kecil merasa happy di dalam kandungan.

Nah, ternyata dari keempat hal sederhana ini, Ibu dapat mendukung tumbuh kembang Si Kecil sejak dini. Jadi, jangan lupa lakukan beragam stimulasi di atas selama masa kehamilan ya Bu. Dengan mengetahui cara mendukung perkembangan janin, Ibu dapat menjalani kehamilan yang sehat dan happy, agar Si Kecil kelak senantiasa tumbuh menjadi anak yang sehat, aktif, dan happy. Happy pregnancy, happy baby!

 

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.