Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Bagikan ini Artikel
X
Langkah Mudah Menyapih Anak

Tips Menyapih Si Kecil

 

Masa penyapihan tentu menjadi tantangan besar bagi para Ibu. Sebab, pada masa ini Si Kecil butuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Kamis, 8 Maret 2018

Namun Ibu tidak perlu khawatir, dengan mengetahui waktu dan cara yang tepat untuk menyapih anak, Ibu dapat bantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Ingin tahu info selengkapnya seputar penyapihan Si Kecil? Yuk, simak artikel ini!

Kapan Waktu Tepat untuk Menyapih?

Hal ini mungkin menjadi pertanyaan umum bagi para Ibu menyusui. Berdasarkan rekomendasi WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ibu disarankan menyusui Si Kecil secara eksklusif hingga berusia enam bulan. Pemberian ASI kemudian dilanjutkan hingga usia dua tahun atau lebih, dengan memberikan Si Kecil makanan pendamping ASI (MP-ASI).

Biasanya setelah menginjak usia dua tahun, Ibu mulai menyapih Si Kecil. Tapi sebenarnya anak bisa saja disapih pada usia yang berbeda, karena tiap anak memiliki kondisi yang berbeda pula. Sebagian Ibu ada yang menyapih Si Kecil saat belum mencapai usia dua tahun, karena ia kehilangan minat menyusu dan menunjukkan minat mencicipi makanan yang Ibu konsumsi. Selain itu, faktor kondisi kesehatan Ibu juga bisa memengaruhi usia penyapihan Si Kecil. Bila dalam kondisi tertentu Ibu tidak dapat memberikan ASI, Ibu bisa mulai menyapih Si Kecil.

Cara Menyapih  Si Kecil

Sebaiknya penyapihan jangan dilakukan tiba-tiba ya, Bu. Bila Ibu secara mendadak tidak menyusui Si Kecil, dikhawatirkan dapat menyebabkan trauma pada Si Kecil.[2] Untuk itu, Ibu disarankan melakukan penyapihan dengan cara perlahan atau bertahap. Nah, di masa transisi ini Si Kecil mungkin menjadi rewel. Berikut dua tips yang dapat Ibu lakukan agar masa penyapihan Si Kecil berjalan dengan lancar.

- Persingkat Waktu Menyusui

Mulailah dengan mengurangi waktu pemberian ASI kepada Si Kecil. Jika biasanya ia menyusu selama 10 menit, cobalah persingkat waktunya menjadi lima menit. Jangan lupa, pastikan asupan gizi anak  tercukupi dengan memberikannya MP-ASI sesuai dengan usia Si Kecil ya, Bu.

- Tunda Pemberian ASI

Metode ini dapat bekerja dengan baik bila Si Kecil sudah berusia lebih dari satu tahun. Jika ia ingin menyusu, yakinkan dirinya bahwa Ibu akan segera memberikan ASI, lalu alihkan perhatiannya. Mengalihkan perhatian itu bisa dengan mengajaknya bermain. Nah, jika ia meminta menyusui pada sore hari, beri tahu padanya bahwa ia harus menunggu sampai menjelang tidur.

Sambil perlahan-lahan menyapih Si Kecil, Ibu perlu memastikan ia mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Selain menyiapkan makanan bergizi, Ibu juga bisa bantu melengkapi kebutuhan gizi anak dengan memberikannya susu pertumbuhan. Salah satunya, Nestlé LACTOGROW 3 HappyNutri yang mengandung zat besi, vitamin A, omega 3, dan serta Lactobacillus reuteri yang dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Nah, dengan mengetahui waktu dan cara yang tepat, kini Ibu dapat mulai menyapih anak tanpa khawatir kebutuhan gizinya tidak terpenuhi. Yuk, bantu cukupi kebutuhan gizi Si Kecil di usia penyapihan! Dengan begitu, Ibu dapat mendukung tumbuh kembangnya dan membantunya Grow Happy!

 

Selengkapnya

Gabung dengan Awal Sehat Tumbuh Sehat Nestlé Sekarang

Yuk, daftar jadi anggota dan dapatkan 4 keuntungan ini!

  • Tips lengkap seputar kehamilan & tumbuh kembang Si Kecil
  • Tools praktis mengenai kehamilan hingga tumbuh kembang Si Kecil
  • Layanan konsumen bebas pulsa
  • Info promo menarik

Daftar di sini!

Konten yang berhubungan

Apakah belum bisa menemukan
yang Anda cari?

Gunakan mesin pencarian baru kami untuk informasi terbaru.